Skip to main content

Posts

Respon Cewek Ketika ada Cowok yang PDKT

Masih karena menunggu hujan reda, sejenak aku sempatkan diri untuk mencopas (Copy Paste) artikel di bawah ini. Kadangkala cewek itu sangat baik hingga ia benar-benar bisa menghargai usaha pdkt yang dilakukan seorang cowok, tapi adakalanya cewek itu sangat kejam dengan merespon upaya pdkt itu dengan tidak manusiawi. Lebih lengkapnya, baca tulisan di bawah ini yang copy dari www.forumbebas.com. Mengejar cewek merupakan suatu sifat dasar cowok sebagai seorang pemburu. Tetapi kalau cewek tidak memberikan respon, bagaimana cowok tahu kalau si cewek senang atau tidak atas tindakannya? Begini kira2 respon cewek tsb: Cowok telepon rutin ke cewek 2-3 kali sehari. Respon cewek bila tertarik sama cowok : “Wah cowok ini boleh juga nich, perhatian sekali sama saya.” Bila tidak tertarik : “Masa tiap hari nelpon saya terus, apa nggak ada kerjaan lain ?” Cowok rajin datang ke rumah si cewek. Respon cewek bila tertarik sama cowok : “Wah..dia bela-belain menyediakan waktunya untuk datang ke rumah saya, ...

REPUBLIK BALIHO

Ketika pantat sudah terlanjur nempel di kursi warnet dan segala kebutuhan data yang dicari sudah didapat lalu cuaca di luar sedang hujan lebat, maka tidak ada perbuatan yang paling mulia selain nulis blog sambil nungggu hujan reda. Nulis apa? Aku juga sebenarnya gak tau. Tapi sekilas terbersit di benakku mengenai Pemilu Anggota Legislatif 2009. Ya, keputusan Mahkamah Konstitusi bahwa Calon Anggota Legislatif (caleg) terpilih berdasarkan suara terbanyak menguntungkan para pengusaha digital printing. Semua caleg berkompetisi mengkampanyekan dirinya hingga hampir di sepanjang jalan yang setiap hari aku lalui berbagai macam baliho, spanduk, bendera dan media promosi lainnya berkeliaran. Mulai dari media promosi komersil hingga, promosi diri para Caleg. Seperti di pertigaan Kalirungkut yang aku lewati setiap ke kampus di bawah ini : Bersyukurlah wahai para pemilih digital printing. Di masa-masa seperti ini ordermu membanjir. Bukan hanya pemilik digital printing saja yang untung sebenarnya. ...

IZINKAN

Izinkan kumenatap kedua bola mata beningmu Izinkan kumendengar bait-bait suaramu Izinkan kumenghirup harum tubuhmu Meski tak kau izinkan kumemilikimu Ketahuilah, Walau yang ada pada dirimu Adalah hal yang biasa Tapi izinkan aku menganggapnya istimewa Kalau tak kau berikan izin untuk itu semua Kumohon berikan aku izin untuk menggores puisi ini Kamar, 190209

Sebuah Sekuel Puisi

Bukan hanya film yang punya sekuel. Bukan hanya novel yang punya sekuel. Puisipun bisa jadi punya sekuel. Seperti puisi berikut (pernah dipost di blog ini kok): CINTA YANG ANEH Secara tidak sengaja aku mencintaimu Dan dengan tidak terduga pula rasa itu sirna Sebelum sempat engkau mengiranya Biarlah ini tetap rahasia Izinkan saya yang sombong dan sok tahu ini, untuk menuliskan sekuel kedua dari puisi di atas: CINTA YANG ANEH (2) Rasa itu pernah sirna Tapi aku tak punya kuasa untuk membiarkannya kembali Aku bisa memaksa tanganku menunjuk Tapi tidak dengan hatiku Aku bisa memaksa kakiku mengayun Tapi tidak dengan hatiku Aku bisa memaksa kepalaku menggeleng Tapi tidak dengan hatiku Aku bisa memaksa mulutku berkata "Tidak" Tapi tidak dengan hatiku Aku memang bisa memaksa diriku Tapi tidak pada hatiku Aku bisa membohongimu Tapi aku tak bisa membohongi diriku Ketika sesuatu yang pernah sirna itu kembali Bahkan semakin menjadi Biarlah dia tetap tersimpan di hati Tak sempat memang eng...

TAHUN BARU PERTAMA

Sejak dilahirkan dimuka bumi 23 tahun lewat 15 hari yang lalu, aku sudah terhitung melewati pergantian tahun sebanyak 24 kali. Dan tak satupun pergantian tahun itu aku rayakan di luar rumah apalagi ikut pesta kembang api. Dan tahun ini, 2009, aku mencatat sejarah baru. Tidak lagi tidur dengan lelapnya saat pergantian tahun atau sekedar nonton TV yang biasanya muterin film-film bagus (pengelola TV bego’ banget sih, udah tahu tahun baru banyak orang yang keluar rumah malah muterin film yang bagus). Ya, aku tidak lagi tidur di malam tahun baru, sebuah ritual rutin yang aneh bagi anak muda seperti aku (ehm.. masih muda). Seperti tahun-tahun sebelumnya termasuk tahun lalu. Saat mata terpejam, kalender 2007 masih berlaku, dan di saat terbangun, kalender 2007 sudah tinggal sampah kertas karena kalender 2008lah yang berlaku. Masa transisi pergantian tahun aku habiskan di atas kasur sambil memproduksi air liur yang melimpah. Sungguh bukan perbuatan yang terpuji. Tapi tahun ini, pergantian 2008-...

DUA MENJEMPUT TIGA

pengembaraan ini telah sampai seperempat abad kurang dua tahun tidak lagi muda tapi belum juga matang rasanya pengarungan ini masih jauh sangat jauh dari tempat berlabuh tempo hari kukira aku sudah sampai pada tempat berlabuh tapi ternyata hanya singgah datang lalu pergi tuhan, berilah aku kompas dan peta kalau bisa, perangkat navigasi yang super canggih sekalian agar pelabuhan itu dapat segera aku temukan dua sudah menjemput tiga aku belum apa-apa untuk menjadi siapa-siapa Kamar, 181208 (sebuah kado ulang tahun dari orang sombong untuk orang sok tahu)

MUSEUM ELPIJI

Akhir-akhir ini elpiji lagi-lagi sulit ditemukan. Distribusinya payah dan tidak becus hingga aku harus muter-muter kecamatan untuk mendapatkan gas elpiji. Apa hasilnya? hingga tangki bensin motorku kosong, elpiji tak kutemukan juga. SIALAN!!!! Mungkinkah elpiji dimuseumkan saja. Sebelum elpiji benar-benar menjadi barang langka, aku menyempatkan diri berpose bersama tabung elpiji 3 kg. Mungkin saja, beberapa tahun lagi, kita tidak akan bisa mendapatkan tabung elpiji 3 kg dan pada waktu itu elpiji 3 kg akan menjadi barang langka. Dan kalau memang iya, maka aku adalah orang yang paling bangga, karena telah berpose dengan barang langka tersebut. Kelak orang-orang akan memburu foto mesraku dengan tabung elpiji 3 kg, untuk mengenang bahwa di suatu masa di Tahun 2008 ada sebuah benda yang disebut tabung gas elpiji 3 kg. Ini adalah dokumentasi yang sangat penting bagi anak cucu kita ke depan.